Aku, Kau, dan Sang Pencipta

Cinta…
Bagai purnama terangi sang gulita
cahaya mentari dipantul dengan jelita,
Laksana kilau sang batu permata
Membentuk indah lewat tekanan derita

Cinta…
Tersusun rapi layaknya bata
Terukir indah oleh hati yang tertata
Takkan goyah dengan kemilau harta
Takkan silau oleh rayuan tahta

Cinta…
Bukanlah ia yang membuat manusia buta
Bukanlah ia yang menyilaukan mata
Bukan pula ia yang diumbar oleh iblis pendusta

Namun Cinta…
adalah ia yang tulus tercipta
Dari barisan hati yang senantiasa menata
Membentuk istana nan megah jelita
menjulang tinggi mengharap Ridha Allah semata

Betapapun ku urai makna Cinta..
Takkan mampu diri menafsir lewat jutaan kata,
Takkan sanggup jua jari menulisnya dengan lautan tinta,
Karena di dalam Cinta…
Tersimpan banyak cerita,
Antara aku, kau, dan Sang Pencipta…

This entry was posted in Cinta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s